Kelainan
cairan tubuh
Peran
cairan
·
Air : bag. t’ besar dr
komposisi tbh manusia.
·
Hampir
semua reaksi di dlm tubuh
manusia memerlukan cairan.
·
Agar
metabolisme tubuh b’ jln dgn
baik → dbthkn
masukan cairan setiap hari → u/ m’ gantikan cairan yg hilang.
Fungsi cairan tubuh antara lain :
1.
Mengatur suhu tubuh
2.
Melancarkan peredaran darah
3.
Membuang racun dan sisa makanan
4.
Kulit
5.
Pencernaan
6.
Pernafasan
7.
Sendi dan otot
8.
Pemulihan penyakit
Materi
·
Edema
·
Dehidrasi
Edema
Definition
·
Edema : timbunan abnormal sejumlah cairan di dlm
ruang jaringan intersel or ruangan tubuh.
·
Brp me ↑ nya volume cairan ekstraselular
& intravaskuler , dgn penimbunan cairan dlm sela sela jaringan & rongga
serosa.
·
Dpt b’ sifat setempat /
umum.
Penyebab edema
·
Peningkatan permeabilitas
·
Peningkatan tekanan hydrostatis
·
Penurunan tekanan oncotic
·
obstruksi limfatik
Pertukaran cairan normal :
Diatur o/ tek.
hydrostatic & tek. osmotic ddlm & diluar intravascular
·
Tek. hidrostatik &
osmotic cairan
interstisial → m’
gerakan cairan keluar mll dinding kapiler.
·
Tek. Osmotic intravascular dan tekanan cairan interstisial
→ m’ gerakn
cairan ke intravascular.
·
Tek. hidrostatik (35 mm Hg) & sedikit me↓
di ujung venula (12 – 15 mm Hg)
·
Tekanan Osmotik (20 – 25 mmHg)
Edema
v Penyebab
Ø Lebih
cairan daun kapiler dari masukkan:
1.
Jika tekanan hydrostatis kapal pada peningkatan
(misalnya, gangguan drainase vena, gagal jantung kongestif)
-
sisi kanan --->
perifer (subkutan) edema : sisi kiri ----> edema paru
2.
Penurunan tekanan plasma
oncotic (hypoproteinemia - albumin)
-
sindrom Nephritic -
kehilangan protein dalam ginjal
-
Menurunnya produksi albumin dalam hati selama
sirosis
3.
Vascular permeabilitas
diubah (tanggapan alergi membebaskan histamin, peradangan akut, luka bakar)
v
Penyebab (sambungan)
Ø
Peningkatan retensi
natrium
·
Primer Assoc dengan
gangguan ginjal
·
Sekunder - terjadi pada
gagal jantung kongestif
-
Penurunan cardiac output
---> penurunan aliran darah ginjal ---> aktivasi sistem renin-angiotensin
---> retensi diaktifkan ---> aldosteron natrium dan air
Ø
Penyumbatan limfatik
·
Hasil dalam limfatik
Urutan peristiwa yang menyebabkan
edema sistemik

Perub.
Morfologi akibat edema
Ø Tempat edema (plng srng) → pd jar. Ikat yg longgar : subkutis, ekstremitas
dan paru.
Ø Edema
jaringan subkutis →
bengkak
& kulit m’ regang. Ex. daerah periorbital & sekitar genitalia.
Ø Edema pd
bag. bawah tbh → manifestasi Right Ventrikel Failure.
Edema
·
Dua penting jenis edema karena gagal jantung
v Edema Paru
·
Akumulasi cairan dalam alveoli paru-paru
·
Disebabkan oleh tekanan hidrostatik meningkat di
ranjang vaskuler paru akibat gagal
jantung kiri samping.
v Peripheral
(subkutan) edema
·
Akumulasi cairan di
dalam jaringan subkutan
·
Disebabkan oleh tekanan
hidrostatik meningkat pada sistem vena sistemik akibat gagal jantung sisi kanan.
v
Jenis edema (sambungan)
Ø
Transudate
·
Menyebabkan
peradangan edema cairan yang dihasilkan
dari tekanan hidrostatik intravaskuler diubah atau tekanan osmotik
-
rendah kandungan protein
dan berat jenis <1,012
Ø
Eksudat
·
Edema cairan dari
permeabilitas pembuluh darah meningkat sebagai akibat dari peradangan
-
kandungan protein tinggi
dan berat jenis > 1,020
-
Mengandung sejumlah
besar leukocoytes inflamasi yang sering mengkonsumsi hasil glukosa dan dengan
demikian dalam kadar glukosa menjadi sangat berkurang
v
Jenis edema
Ø
Anasarca
·
Generalized edema
Ø Hydrothorax
·
Akumulasi cairan dalam rongga pleura
Ø Hydropericardium
·
abnormal akumulasi cairan dalam rongga pericardial
-
bisa mengakibatkan temponade jantung
Ø Hydroperitoneum
(asites)
·
abnormal akumulasi
cairan dalam rongga peritoneal

Edema
Akibat tek. kapiler yg me ↑ tjd pd :
1) Kongesti
pasif → akibat obstruksi mekanik pd vena → tek. drh vena me ↑.
2) Edema
Kardial → tjd k/ tekanan vena me ↑ dsbbkn
payah jantung → mengenai bagian plg bawah yi pd kaki penderita.
3) Obstruksi
portal
pd sirosis
hepatis → tekanan dlm v. portae me ↑ → cairan
dlm rongga peritoneum (asites)
4) Edem
Postural
pd org yg
berdiri terus menerus, lama →
tjd
edema pd kaki & pergelangan kaki
Pitting
edema of the subcutaneous tissues

Edema
otak.
·
Tjd
peningkatan volume otak → b’ tambahnya
kandung air jaringan.
·
akibat trauma, meningitis, ensefalitis, krisis
hipertensi.
·
Otak sngt m’bengkak → p’sempitan sulkus & p’ besaran girus,
substansia alba tampak lembek seperti gelatin disertai pelebaran substansia
grisea.
·
jenis
edema otak; vasogenik,
sitotoksik, hidrostatik, hipo-osmolar dan interstitial.
·
Isi intrakranial utama adalah otak,
darah & CSS k/ bila volume bertambah → peninggian TIK
·
TIK
normal pd keadaan istirahat : 10 mmHg
(136 mmH2O).
·
Bl timbul massa yg baru
ddlm kranium : tumor, abses /bekuan darah,
→ akan menggeser
isi
intrakranial normal.

Ankle
edema
·
adlh pembengkakan pd tungkai bawah yg disbbkn o/
penumpukan cairan pd kaki tsbt.
·
Faktor yg b’ peran
: kadar protein (albumin) rendah, fungsi pompa jantung me ↓, sumbatan pemb.drh /pemb. limfe, peny. liver & ginjal kronis, posisi tungkai t’lalu lama trgntng (gravitasi).
·
Dpt tjd pd kedua tungkai ttp dpt jg tjd pd satu
tungkai sj.

Edema paru
·
adlh akumulasi cairan di paru-paru secara
tiba-tiba akibat peningkatan tekanan intravaskular.
·
tjd o/ k adanya aliran cairan dr drh ke
ruang intersisial paru →
ke alveoli paru, melebihi aliran cairan kembali ke darah /mll
sal. limfatik
·
dibedakn o/ k
sbb Kardiogenik & Non Kardiogenik.
·
Edema Paru Kardiogenik dsbbkn o/ adanya Payah
Jantung Kiri apapun sebabnya.
Mekanisme
cairan dari
bag. dalam pembuluh2 drh
↓
merembes
keluar pemb. drh ke jaringan2
sekelilingnya,
↓
pembengkakan.
·
tjd k/
tll bnyk tekanan dlm pemb. drh /tdk ada
cukup protein2 dlm aliran darah u/ menahan cairan dlm plasma.
·
Gejala yang paling umum dari pulmonary edema
adalah sesak napas
·
Gejala lain : mudah lelah, lebih cepat
mengembangkan sesak napas daripada normal dengan aktivitas yang biasa (dyspnea
on exertion), napas yang cepat (tachypnea), kepeningan,kelemahan.
Peny.
dasar psbb edema paru kardiogenik dibagi
1.
Peningkatan Afterload (Pressure overload)
: Tjd beban yg b’lebihn thdp ventrikel pd saat sistolik. Ex. Hipertensi dan
Stenosis Aorta.
2. Peningkatan
preload (Volume overload) : Tjd
beban yg b’ lebihn saat diastolik.
Ex.
Insufisiensi Mitral, Insufisiensi Aorta, & penyakit jantung dgn left-to-right
shunt (Ventricular Septal Defect).
3. Gangguan
Kontraksi Miokardium Primer : Pd Infark Miokard Akut jaringan otot yg sehat
b’krng, pd Kardiomiopati Kongestif tdpt g3 kontraksi miokardium .
Gejala
klinis
·
sesak m’ dadak,
·
sangat gelisah,
·
batuk b’ buih kemerahan,
·
merasa
seperti tenggelam.
·
Posisi lebih enak duduk, megap-megap.
·
napas yg cepat,
pernapasan cuping hidung, retraksi interkostal & fosa supraklavikularis saat inspirasi.
·
banyak keringat dgn kulit yg dingin
·
sianotik . (tahap terahir)
Dehidrasi
Definition
:
·
s/ gnggan dlm keseimbangan air, disertai ”output”
yg melebihi ”intake” →
jumlah
air dtbh b’kurang.
·
jg disertai
gnggn elektrolit.
·
dpt tjd k/
a. Water depletion/dehidrasi primer,
b. Sodium Depletion ( dehidrasi sekunder).
c. Water
and Sodium depletion bersama sama.
tbgi 3 jenis
bdsrkan penurunan berat badan, yi
:
·
Dehidrasi ringan (jika
penurunan cairan tubuh 5 persen dari berat badan),
·
dehidrasi sedang (jika
penurunan cairan tubuh antara 5-10 persen dari berat badan),
·
dehidrasi berat (jika
penurunan cairan tubuh lebih dari 10 persen dari berat badan).
Dlm kondisi normal, kehilangan cairan dpt tjd :
·
Bernafas
·
Kondisi cuaca sekitar
·
Berkeringat
·
Buang air kecil dan buang air besar.
Apakah
yang menyebabkan dehidrasi ?
·
Diare. → plng srg msbbkn kehilangan cairan dlm jmlh besar.
·
Muntah. → srg msbbkn dehidrasi.
·
Berkeringat.
·
Diabetes.
·
Luka bakar
·
Kesulitan minum.
Apakah gejala dan tanda dehidrasi ?
Respon awal
:
·
Rasa haus u/ me ↑ kan pemasukan cairan.
·
Pe↓ produksi kencing
u/ me↓ seminimal mgkn cairan yg keluar. → tdk t’tanggulangi → msk
ke kondisi slnjtny yi :
gejala dehidrasi sesuai tingkatannya :
v
Dehidrasi ringan
·
Muka memerah
·
Rasa sangat haus
·
Kulit kering dan
pecah-pecah
·
Volume urine berkurang
dengan warna lebih gelap dari biasanya
·
Pusing dan lemah
·
Kram otot terutama pada
kaki dan tangan
·
Kelenjar air mata
berkurang kelembabannya
·
Sering mengantuk
·
Mulut dan lidah kering
dan air liur berkurang
v
Dehidrasi sedang
·
Tekanan darah menurun
·
Pingsan
·
Kontraksi kuat pada otot
lengan, kaki, perut, dan punggung
·
Kejang
·
Perut kembung
·
Gagal jantung
·
Ubun-ubun cekung
·
Denyut nadi cepat dan
lemah


v
Dehidrasi Berat
·
Kesadaran berkurang
·
Tidak buang air kecil
·
Tangan dan kaki menjadi
dingin dan lembab
·
Denyut nadi semakin
cepat dan lemah hingga tidak teraba
·
Tekanan darah menurun
drastis hingga tidak dapat diukur
·
Ujung kuku, mulut, dan
lidah berwarna kebiruan

Bagaimana
mengobati dehidrasi ??
·
Prinsip utama
pengobatan : p’ gantian cairan.
·
dpt brp : banyak minum → bl minum gagal → infus.
·
Keberhasilan penanganan → dilihat dr produksi kencing.
Bbrp
langkah yg dpt dilakukan di rumah u/ m’cegah tjdnya dehidrasi a.l :
·
dpt diberikan pengobatan awal u/ m’cegah
kehilangan cairan yg lebih lanjut.
·
Obat
penurun panas dpt diberikan.
·
minum sbnyk mgkn dg cara
b’ tahap namun frekuensinya ditingkatkan.
air setiap
hari yang bisa didapat dari :
-
Air putih yang higienis/air mineral
-
Air berion
-
Jus buah